Tuesday, 15 September 2015

Sensasi Unik Muara Anak Laut Singkil Utara


Merasakan strike (tarikan kail) akibat betotan ikan serta panorama alam nan indah adalah dua sensasi yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke Muara Anak Laut Singkil. Tersaji dalam panorama yang memesona, kawasan yang terletak di seberang Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil ini terbilang unik. Terutama sensasi alamnya yang dikenal sebagai ‘surga’ bagi yang hobi memancing, atau hanya sekadar menjajal sensasi dibetot ikan kakap, gabu dan kerapu. Nelayan yang hendak melautpun seolah tahu betul jika di muara pertemuan antaralaut lepas dengan Anak Laut Singkil itu banyak ikan. Sebelum ke laut mereka menyempatkan diri melempar mata pancing.
Tapi jangan khawatir, keberadaan nelayan di kawasan itu hanya sebentar saja. Sekadar hanya ingin merasakan sensasi strike kail atau mata pancing mereka dibetot ikan. Setelah tu, mereka akan pergi.
Para nelayan seolah paham betul jika kawasan tersebut merupakan ajang hiburan bagi pengunjung yang umumnya datang bersama keluarga. Jika beruntung, pengunjung dapat membawa ikan sekelas kerapu atau kakap.
Namun jika kurang beruntung, jangan khawatir. Soalnya, berada di muara Anak Laut Singkil tidaklah rugi. Pengunjung akan mendapat sensasi lain yaitu hadiah menikmati sebuah pulau yang baru terbentuk akibat jebolnya jetty di mulut muara. Jetty adalah sebuah bangunan tegak lurus pantai yang diletakkan pada kedua sisi muara sungai yang berfungsi untuk mengurangi pendangkalan alur oleh sedimen pantai.
Sensasi tambahan bagi yang bernyali tinggi dapat mencoba mengitari pulau sebesar lapangan bola itu menggunakan perahu. Namun, disarankan hati-hati karena ombak besar dapat mendorong perahu dalam pusaran air dan sudut muara yang dangkal. Demi keamanan terutama pengunjung yang membawa anak kecil, sebaiknya turun dari perahu.
Untuk memasuki muara Anak Laut Singkil, dapat mencarter Robin atau perahu bermesin tempel pemotong rumput dengan tarif Rp 50.000 pulang pergi milik nelayan Gosong Telaga Barat. Jika berangkat akhir pekan sebaiknya memilih pagi hari agar bebas memilih tempat berkumpul. Sebab menjelang siang, apalagi sore hari pengunjung yang datang bertambah ramai. Jadi tak mengherankan jika berkunjung ke muara Anak Laut akan terasa malas pulang walau senja sudah tiba.
“Kalau sudah ke muara Anak Laut Singkil tidak ingat waktu pulang meskipun datangnya pagi,” kata Azrul, seorang pengungjung yang ditemui Serambi, kemarin.
Selain hadiah panorama sebuah pulau yang muncul tiba-tiba, pengunjung juga dapat mandi di laut dengan kedalaman yang relatif terjangkau di atas hamparan pasir putih. Tentu saja juga bisa berkumpul makan bersama keluarga di bawah deretan pohon cemara yang adem dan asri!
Sumber: http://aceh.tribunnews.com/2015/09/14/sensasi-unik-muara-anak-laut-singkil

Temukan Saya di Facebook
Ikuti Saya di Twitter

Share this

0 Comment to "Sensasi Unik Muara Anak Laut Singkil Utara"