Sunday, 21 February 2016

TNI Sergap Kapal Pembom Ikan di Perairan Singkil


SINGKIL - Aparat Kodim 0109/Singkil bersama tim Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Singkil berhasil menyergap kapal pembom ikan asal Sibolga, Sumatera Utara yang beroperasi di perairan Pulau Mangkir, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Jumat (19/2). 

Darma penangkapan berlangsung menegangkan diwarnai rentetan tembakan aparat TNI. Petugas melepaskan tembakan setelah awak kapal pencuri ikan itu tidak mau menyerah, dan berusaha melarikan diri sambil membuang alat bukti bom ikan rakitan. “Para pelaku tidak mau menyerah walaupun tembakan peringatan sudah tidak terhitung lagi jumlahnya,” kata Leli Niasti, Kasi Pengawasan DKP Aceh Singkil yang ikut dalam operasi.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Singkil, Ismet Taufiq mengatakan operasi penangkapan bermula dari informasi tentang adanya dua kapal pembom ikan sedang beroperasi di laut Singkil. Berdasarkan informasi itu, pihaknya meminta bantuan Dandim 0109/Singkil Letkol Cav Kapti Hertantyawan untuk melakukan penangkapan. 

“Awalnya kami meminta bantuan Pos AL Singkil, seperti yang selama ini dilaksanakan. Namun karena kekurangan personil dan peralatan pengejaran akhirnya kami meminta bantuan Dandim untuk menangkap dengan menggunakan Sea Rider,” jelas Ismet. Dari dalam kapal ditemukan sejumlah barang bukti di antaranya pemicu bom ikan serta ikan hasil pengebomam sekitar satu fiber berukuran 2x2 meter. Sementara bom ikan rakitan lebih dulu dibuang pelaku sebelum petugas berhasil naik ke atas kapal.

Beroperasi tiga hari   
Sementara itu kapten kapal pembom ikan, Hendra (23) mengatakan pihaknya sudah tiga hari beroperasi. “Baru tiga hari di laut, kalau pengemboman baru dua kali,” kata Hendra di atas kapal tanpa nama itu. Kapal yang mengalami kerusakan mesin akibat terkena tembakan, dan para pelaku hingga kemarin pertang masih dalam perjalanan di laut menuju Singkil dengan cara ditarik kapal boat nelayan. 

Para pelaku illegal fishing tersebut semuanya warga Sibolga, Sumatera Utara. Masing-masing Hendra (kapten kapal) dan Otang (24) mekanik. Sedangkan anak buah kapal yaitu Tapak (24), Usup (24), Ucok (23) dan Ito (30). Sementara barang bukti berupa ikan dilelang untuk mencegah busuk. Sehari sebelumnya Polair Polres Aceh Singkil, juga menangkap kapal pembom ikan asal Sibolga, di sekitar Pulau Bangkaru, Pulau Banyak Barat.

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2016/02/20/tni-sergap-kapal-pembom-ikan

Share this

0 Comment to "TNI Sergap Kapal Pembom Ikan di Perairan Singkil"