Catatan Penulis Hari Ini

Berbagilah kepada mereka yang membutuhkan, bersyukur atas segala pencapaian

Friday, 18 March 2016

Kapolres Singkil Sarankan Pelanggaran Hukum Kecil Selesaikan di Desa


ACEH SINGKIL - Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan.SIK menyarankan agar setiap pelanggaran hukum dengan skala kecil yang terjadi di desa dapat diselesaikan melalui peradilan adat sebagai kearifan lokal yang berlaku di desa tersebut. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Silaturahmi dengan Forum Imum Mukim se Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (17/3) di Pos Lantas Rimo Kecamatan Gunung Meriah. 

"Jika memang pelanggaran hukum yang skalanya kecil dapat diselesaikan ditingkat desa sesuai kearifan lokal yang ada, silahkan diselesaikan saja, saya dukung itu," ujar Ridwan menanggapi adanya keinginan para kepala mukim untuk menjalankan amanah qanun Aceh No. 9 tahun 2008 tentang pembinaan kehidupan adat dan adat istiadat.

Namun kata Ridwan, hal itu bisa dilakukan manakala perbuatan melawan hukum yang terjadi itu laporanya belum sampai ke polisi. Jika perkaranya telah ditangani polisi atau dalam kata lain korbanya telah membuat pengaduan, maka polisi tidak punya alasan untuk tidak menangani perkara tersebut, sebab polisi punya kewajiban untuk memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Tapi itu bisa dilakukan kalau laporanya belum masuk ke polisi jika sudah masuk walaupun ada perdamaian, itu tidak membatalkan proses hukumnya, mungkin hanya sebagai bahan meringankan saja. Demikian juga kalau pelakukanya sudah berulangkali melakukan perbuatannya." tuturnya.

Ridwan juga meminta agar imum mukim senantiasa menjalin komunikasi dengan Bintara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas). Sehingga persoalan yang terjadi di desa dapat segera terdeteksi.

"Saya juga bermohon agar pak mukim senantiasa berkoordinasi dengan Babinkamtibmas kami dilapangan. Kalau mereka jarang ke desa sampaikan kepada saya," pintanya.

Sebelumnya, Sekretaris Forum Imeum Mukim Aceh Singkil Yasuddin meminta dukungan Kapolres dalam menjalankan kewenanganya menegakkan hukum adat. Selama ini kata Yasuddin Imuem mukim ada namun seperti tiada, sebab tidak diberikan kewenangan termasuk dalam menentukan kebijakan penggunaan dana desa. Padahal secara hukum Imuem Mukim diakui.

"Kami minta dukungan pak Kapolres untuk dapat menjalankan kewenangan yang ada pada kami. Selama ini kami tidak bisa berbuat apa-apa, hanya seperti pemadam kebakaran. Sudah ada kejadian baru dilibatkan," keluh Yasuddin.

Dalam pertemuan tersebut terungkap beberapa persoalan yang saat ini terjadi ditengah-tengah masyarakat, seperti judi, minuman keras hingga maraknya peredaran narkoba.

Sumber : http://www.ajnn.net/news/kapolres-singkil-sarankan-pelanggaran-hukum-kecil-selesaikan-di-desa/index.html

Share:

0 komentar:

Blog Archive

Popular Posts