Catatan Penulis Hari Ini

Berbagilah kepada mereka yang membutuhkan, bersyukur atas segala pencapaian

Friday, 29 April 2016

Kado untuk Singkil

Oleh Jaminuddin Djalal
Mahasiswa Fakultas Syari'ah Uiniversitas Islam Negeri Banda Aceh
Presiden Joko Widodo pada tanggal 04 Nopember 2015 menandatangani Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015 – 2019, mungkin inilah hal yang memilukan bagi Pemerintahan Aceh Singkil dan juga masyarakat Aceh Singkil khususnya, dimana Aceh Singkil yang termasuk bagian dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam adalah kabupaten/kota yang memiliki SDM dan SDA yang memungkinkan, bahkan memiliki potensi yang luas, sehingga tak heran kalau Singkil dilirik oleh berbagai macam Investor asing, hanya saja selama ini potensi SDA dan SDM Aceh Singkil tidak dimanfaatkan maksimal sehingga Aceh Singkil menjadi daerah importir hampir untuk seluruh kebutuhan.
Hanya selang enam bulan Aceh Singkil memperingati hari jadinya yaitu Rabu 27 April 2016, seharusnya Singkil hari ini bergembira dalam memperingatinya, sebab pada tahun ini, bulan ini, hari ini, bahkan detik ini adalah dimana Aceh Singkil resmi menjadi kabupaten/kota tentunya dengan penuh perjuangan untuk menjadikannya sampai pada saat ini, namun sebaliknya pada hari yang berbahagia ini Singkil mendapat satu pukulan yang memilukan dikarenakan Perpres Nomor 131 Tahun 2015 yaitu tentang daerah yang tertinggal dimana Singkil adalah salah satunya, inilah kado pertama dari tahun-tahun sebelumnya yang tak diinginkan oleh pemerintahan Aceh Singkil dan juga Masyarakat Aceh Singkil.
Keinginan tentunya hal ini tidak terulang kembali dimana Aceh Singkil yang memiliki potensi yang luar biasa dapat dimanfaatkan dengan baik, juga sistem kepemerintahanya diperbaiki dari sebelumnya demi kesejahteraan Masyarakat Aceh Singkil yang sampai saat ini masih sangat memprihatinkan, seharusnya pemerintah Aceh Singkil lebih giat lagi dalam membangun Singkil agar hal ini tidak terulang kembali dan tentunya lebih maju dari sebelumnya mungkin inilah harapan Masyarakat Aceh Singkil khususnya Penulis sendiri.
Pada usia Aceh Singkil yang setua ini seharusnya telah berkembang pesat dibanding daerah-daerah lain seperti Subulussalam dimana Subulussalam adalah pemekaran dari Aceh Singkil sendiri yang sangat lebih maju dari Bapak nya yaitu Aceh Singkil, hal ini tentu sangat memprihatinkan sekaligus sangat memalukan sebab perbandingan antara potensi Aceh Singkil dan Subulussalam sangat berbeda dimana potensi Aceh Singkil sangat luas.
Pemerintahan Kabupaten/kota Aceh Singkil
Harapan yang sangat mendalam yaitu agar Pemerintahan khususnya Bupati Safriadi Manik atau Oyon dan Wakilnya Dulmusrid memperhatiakan Economic Leader yaitu seseorang yang dapat memanfaatkan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam menjadi potensi ekonomi, juga tidak terlepas mengenai pendidikan, kesehatan, penerapan syariat Islam, pemberantasan korupsi, birokrasi nasional yang profesional juga harus diperhatikan.
Juga tak terlepas kepada masyarakat agar tidak hanya tinggal diam tentunya memanfaatkan potensi yang ada untuk dikembangkan, tidak malas-malasan, banyak hal yang dapat dikerjakan seperti bertani menanam padi disawah, bernelayan menangkap ikan dilaut yang begitu luas dikaruniakan oleh Allah SWT, tentu hal ini mempengaruhi pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Aceh Singkil.
Juga kepada pemuda dan pemudi Masyarakat Aceh Singkil dimana pemuda merupakan salah satu penentu maju atau mundurnya suatu Negara. Sebab terbukti sejak dulu kala, sekarang, dan yang akan datang sesuai fitrahnya pemuda merupakan tulang punggung Negara, penerus estapet perjuangan terhadap bangsanya. Mereka adalah harapan bangsa yang akan berjuang demi masa depan Negara yang lebih cerah. Mereka juga diwaktu yang sama adalah tumpuan agama yang akan berjuang demi kejayaan Islam dimasa yang akan datang. Kita semua maklum bahwa masa depan bangsa dan agama ditentukan oleh pemuda masa kini, Young to day is Leader Tomorrow, pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Bagaimana keadaan bangsa ini 10, 20, 30 tahun yang akan datang, jawabannya ada ditangan pemuda-pemudi hari ini, kalau pemudanya baik, maka baiklah bangsa ini, kalau pemudanya rusak maka wallahu A’lam.
Dari itu harapan Aceh Singkil tertuju kepada generasi penerusnya yang memiliki sifat yang agresif, inovatif, progresif, dan produktif, sehingga dapat memajukan Aceh Singkil kepada kesejahteraan dan kemakmuran.
Penulis adalah Mahasiswa Uin Ar-Raniry Fakultas Syariah dan Hukum Jurusan Hukum Pidana Islam sekaligus pemuda Aceh Singkil
Sumber : http://www.acehtrend.co/kado-untuk-singkil/
Share:

0 komentar:

Blog Archive

Popular Posts