Saturday, 9 April 2016

KKP Hibahkan Dua Kapal untuk DKP Singkil


ACEH SINGKIL - Kementrian Kelautan dan Perikakanan (KKP) menghibahkan dua kapal motor kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, meski bukan kapal baru namun kedatangan dua kapal bekas dari Painan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatra Barat itu akan membuat penyebrangan dari dan menuju pulau banyak terlayani setiap harinya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Singkil Ismed Taufik kepada AJNN, Jum'at (8/4) mengatakan dua kapal motor dengan kapasitas 50 dan 30 gross ton (GT) itu akan difungsikan mulai medio April ini. Dimana kapal dengan kapasitas 50 GT akan dijadikan sebagai Kapal penumpang rute Pulau Banyak - Singkil dan sebaliknya, sedangkan kapal dengan kapasitas 30 GT digunakan sebagai kapal patroli DKP.

"Kita dapat hibah dua kapal dari KKP, yang satu kita jadikan kapal penumpang dan satu lagi kapal patroli pengawasan, walau tidak baru tapi kapal-kapal ini masih sangat layak guna" ujar Taufik.

Untuk kapal penumpang kata Taufik pengoperasianya akan disubsidi oleh pemerintah daerah, sehingga harga tiketnya terjangkau. Delapan bulan operasi(April-Desember 2016) Pemkab mengucurkan subsidi sebesar Rp. 113 juta. Dengan subsidi itu tiket penumpang dibandrol seharga Rp. 27 ribu sudah termasuk asuransi. Harga itu sama dengan harga penyebrangan dengan Kapal Ferry milik ASDP.

"Sebelumnya kapal ini beroperasi di pesisir Painan Sumbar, namun tidak sesuai dengan kondisi laut di sana, sehingga saat kita minta langsung diberikan. Dengan kapal ini setiap hari rute Pulau Banyak singkil akan terlayani," ujarnya.

Untuk jadwal keberangkatannya kata Taufik, akan mengisi jadwal yang tidak dilayani kapal ferry , yakni setiap Senin dan Sabtu rute Singkil-Pulau Balai Kec. Pulau Banyak, Rabu rute Singkil-Pulau Haloban Kec. Pulau Banyak Barat.

"Dengan begitu kita harap dapat menarik minat wisatawan kepulau banyak," pungkasnya.

Sumber : http://www.ajnn.net/news/kkp-hibahkan-dua-kapal-untuk-dkp-singkil/index.html

Share this

0 Comment to "KKP Hibahkan Dua Kapal untuk DKP Singkil"