Catatan Penulis Hari Ini

Berbagilah kepada mereka yang membutuhkan, bersyukur atas segala pencapaian

Friday, 1 April 2016

Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Trandas Singkil Blokir Jalan


ACEH SINGKIL - Kecewa desanya tak tersentuh pembangunan, puluhan warga di tiga desa dalam kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Singkil Kecamatan Singkil yaitu, Desa Teluk Ambun, Siti Ambia dan Takal Pasir memblokir jalan utama menuju desa mereka. Tak hanya itu warga juga mengumpulkan koin untuk disumbangkan ke pemerintah daerah setempat.

Aksi blokir jalan dengan bongki (perahu-red) dan pohon kelapa sawit yang dilancarkan warga , Kamis (31/3) itu sempat membuat arus lalulintas menuju kawasan itu tersendat. Beruntung aksi blokir jalan itu tak berlangsung lama sehingga arus lalulintas kembali normal.

"Kami menuntut pemerintah memperhatikan desa kami, sudah sepuluh tahun kami tunggu tak ada pembangunan, jalan kami hancur, bangunan sekolah dibiarkan terlantar," kata koordinator aksi, Irwansyah Putra .

Warga mengaku kecewa dengan sikap pemerintah setempat yang kesanya tak perduli dengan kondisi jalan desa mereka yang hancur serta membiarkan bangunan gedung SMP 3 yang dibangun di Desa Teluk Ambun, tiga tahun lalu terlantar tanpa pernah difungsikan, padahal warga sangat membutuhkan sekolah tersebut.

"Kami kecewa dengan sikap pemerintah, jika pemerintah tak mau memperhatikan kami lebih baik kembalikan kami ke pinggir sungai lagi," ujar Irwan.

Tak hanya memblokir jalan, dalam aksinya warga yang didominasi pemuda dan mahasiswa perwakilan tiga desa itu juga mengumpulkan koin untuk disumbangkan kepada pemerintah sebagai modal membangun di desa mereka. Begitu koin terkumpul, warga langsung menyerahkan koin berikut dua buah tandan buah sawit kepada Camat setempat.

Camat Singkil Mohd. Ichsan.S.STP yang menerima kedatangan dan sumbangan koin dari warga itu mengatakan, sebagai camat dirinya hanya bisa meneruskan tuntutan warga itu kepada SKPK terkait.

"Kita menghargai aspirasi warga, namun kami hanya bisa meneruskan tuntutan mereka kepada instansi terkait," ujar Mohd. Ichsan.

Sebagai Camat Mohd Ichsan menyarankan agar kedepan warga dapat menyampaikan aspirasinya melalui mekanisme sudah diatur sesuai undang-undang, yakni lewat musrenbang, baik ditingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.

"Ke depan hal seperti ini akan lebih baik kalau disampaikan melalui musrenbang, karena ada pihak-pihak yang berkompeten hadir disana," harapnya.

Sumber : http://www.ajnn.net/news/tak-tersentuh-pembangunan-warga-trandas-singkil-blokir-jalan/index.html

Share:

0 komentar:

Blog Archive

Popular Posts