Thursday, 19 May 2016

Makam Wanita Aceh Singkil Menjadi Misteri di Pulau Sabang

Jika anda pernah berkunjung melancong ke pulau sabang dan berwisata ke pulau rubiah saat anda berkeliling di pulau ini anda akan terkejut saat menemukan makam seorang wanita yang tertulis pada pemplet di depan makamnya, Ummi Rubiah, Lahir Suro, Singkil 17732 meninnggal 1779.. Siapakah Ummi Sarah Rubiah ini...?




Mungkin bagi masyarakat di kabupaten lain menganggap hal ini tidak menarik, namun jika anda asli masyarakat yang lahir di kabupaten Aceh singkil, pasti akan bertanya-tanya dan penasaran, begitu juga hal nya dengan saya pribadi, sejak tahun 2013 rasa penasaran ini sudah menggebu.
Siapakah Siti Rubiah..? atau yang kerap disebut dengan Nama Ummi Sarah Rubiah..?  apakah benar ia berasal dari Aceh Singkil.? bagaimana bisa.? jika memang bukan dari Aceh Singkil, daerah mana lagi di provinsi Aceh ini bernama Suro dan Singkil. kecuali Aceh Singkil.
Saat saya menemukan pamplet makam ini tidaklah sengaja, saat sedang berenang (Snokling) melihat terumbu karang di daerah pulau rubiah, karena lelah saya beristirahat sejenak, beberapa menit kemudia saya berjalan mengikuti jalan setapak di pinggiran pulau, kira-kira 100 meter saya berjalan saya terkejut melihat makam beserta pampletnya.
Banyak pertanyaan yang terlintas dibenak saya,  sejak saya kecil saya tidak pernah mendengar cerita dari orang tua menyebut nama ummi sarah rubiah,, lalu siapakah sbenarnya wanita ini.


Di dekat makam ini ada jalan menuju bukit, tangga ini disement agar mudah dilalui, jika kita menulusri jalan ini, kita akan menemukan bangunan-bangunan di tengah semak belukar, konon katanya ini adalah bangunan peninggalan yang dijadikan sebagai Asrama haji pada zaman dahulu, hal ini diperkuat dengan adanya pamplet Lokasi Katantina haji, mungkin masyarakat dahulu kala sebeblum berangkat ke mekkah, dikarantina di tempat ini.
Kembali lagi pada misteri Ummi sarah Rubiah, apakah benar wanita ini berasal dari suro, Singkil, jika kita telusuri daerah suro di Aceh Singkil maka banyak sekali pendapat para tetua-tetua yang terkadang membingungkan dalam menjelaskan tepatnya posisi daerah suro singkil, namun jika kita lihat berdasarkan keadaan sekarang, Suro adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, mulai dari perbatasan Penanggalan subulussalam hingga desa mandumpang.

Saya mencoba menggali informasi terkait  Ummi sarah Rubiah, saya mulai dari penduduk yang berada di daerah Iboih kota sabang karena memang daerah ini yang paling dekat dengan pulau rubiah, jawabannya tidak memuaskan saya, karena mereka hanya mengatakan, wanita yang datang dari daerah singkil dan menetap di pulau rubiah, apakah ada hubungannya dengan asrama haji di pulau itu, merekapun tidak tahu dan hanya penjelasan klise.

Saya mencoba mencari jawaban di Google, mungkin saja ada orang sudah mempublikasikan cerita terkait Ummi sarah Rubiah, namun hasilnya lebih membingungkan saya, bagaimana tidak, cerita yang saya dapatkan berbalik arah dengan pamplet yang ada di makam wanita ini.




Dikatakan Ummi sarah Rubiah seorang istri ulama yang berasal dari daerah sigli, pidie jaya, karena ada pertikaian Ummi sarah Rubiah diasingkan di sebuah pulau bersama anjingnya dan menetap disana hingga menjemput ajal. ceriata ini sama sekali tidak nyambung menurut saya.

Saya mencoba melakukan riset kecil berupaya mengungkap misteri ini dalam jurnal diperkuliahan saya (Pasca sarjana UIN Ar-Raniry) desa demi desa saya datangi untuk menguak sejarah terkait Ummi Sarah Rubiah mulai dari bagian soraya, gelombang sampai ke daerah tanjung emas (lipat Kajang masuk ke dalam) sudah dua tahun sampai saat ini saya tidak mendapatkan titik terang.

Apakah pamplet makam ini hanya sekedar pamplet yang tidak beralasan saat dipasang.? saya juga tidak tahu, kepada teman-teman yang punya orang tua ahli dalam sejarah atau punya kerabat tetua atau tokoh yang mengetahui dan mengenal Ummi Sarah Rubiah bisa ditanyakan,  hanya perlu satu kesimpulan apakah benar Ummi Sarah Rubiah Asli daerah Aceh Singkil dan dia sebagai tokoh apa dulunya.

Penulis : Andika El- Fityani

Share this

0 Comment to "Makam Wanita Aceh Singkil Menjadi Misteri di Pulau Sabang"