Sunday, 23 October 2016

Derita Rakyat Hadiah Dari Si Pencuri

Lupa sudah ia dengan tangisannya
Tangisan yang ada sebab dari keserakahan si pencuri
Murung melamun
Tertegur derita bertubi-tubi
Tiada terang yang ia lihat
Yang ia saksikan dan terus saksikan
Keserakahan masih terus berlanjut
Aduhai nasibmu rakyat tak berdaya

Sudah meggali tanah ia dalam-dalam
Ia ingin mengubur derita yang selalu ia terima
Tapi daya tak mampu melawan
Keserakahan terus memburu nasibnya
Malang
Alangkah malang engkau wahai negeri rakyat tak berdaya
Masih saja terjadi kenistaan ditanahmu
Masih saja banyak pencuri
Ah, percuma saja hukum itu ada
Yang salah masih merajalela
Yang salah sedang ceria
Pencuri ada dimana-mana

Jangan sumpah pencuri itu lagi
Jangan benci pencuri itu lagi
Jangan dimaki
Biarkan saja ia memakan apa yang ia mau
Biarkan
Biarkan hatinya tak gelisah
Biarkan tarinya tetap indah
Biarkan
Biaarkan saja pencuri itu
Aduhai malangnya
Tak ada ujungnya
Derita rakyat tak berdaya masih tak tertolong

Suhardin Djalal Banda Aceh, 16 Oktober 2016

Share this

0 Comment to "Derita Rakyat Hadiah Dari Si Pencuri"