Saturday, 22 October 2016

Mengapa Derita Tak Mampu Melawan

Sampai pada derita itu menderaku
Masih juga kau menari indah
Menari
Dukaku sudah ku terka
Duka yang kau damba-damba
Mengerdil aku kesakitan
Kau masih tersenyum
Malah kau masih saja terseyum
Mengapa

Bisakah kau berhenti begitu
Jangan hukum aku
Megapa kau begitu
Bisakah kau jangan begitu
Aih sakitnya
Lupakanlah lupa
Jangan tambah derita luka
Cukup sudah dengan maumu
Tapi jangan kau tambah
Jangan

Terang yang ku tunggu
Mengapa masih saja gelap
Aih gelapnya
Aih aku tersiksa juga
Sampai bila begini
Deritaku terus memburu sekujur tubuhku
Memburu titik kuatku
Tetap saja
Aku masih pasrah melawan
Aku pasrah

Suhardin Djalal                        Banda Aceh, 19 Oktober 2016

Share this

0 Comment to "Mengapa Derita Tak Mampu Melawan"