Catatan Penulis Hari Ini

Berbagilah kepada mereka yang membutuhkan, bersyukur atas segala pencapaian

Wednesday, 30 November 2016

Tragedi Jatuhnya Pesawat Chapecoense Ketika Hendak Melakoni Final Copa Sudamericana 2016 dan Penyerahan Juara Oleh Lawan Final Melalui CONMEBOL

Kolombia: Nasib tragis menimpa klub Brasil, Chapecoense yang kehilangan hampir seluruh skuatnya akibat kecelakaan pesawat. Kecelakaan mereka dapatkan saat hendak melakoni laga final Copa Sudamericana 2016 melawan klub Kolombia, Atletico Nacional.
Chapecoense memang tak setenar klub-klub di Liga Primer Inggris atau La Liga Spanyol. Mereka merupakan salah satu klub divisi empat Brasil yang sedang berkesempatan besar menjuarai turnamen Copa Sudamericana 2016.
Namun, takdir berkata lain. Skuat Chapecoense mengalami kecelakaan hebat menjelang laga final yang bakal berlangsung sehari kemudian, Rabu 30 November waktu setempat.
Pesawat yang mereka tumpangi jatuh hingga berkeping-keping di daerah pegunungan Kolombia pada Selasa 29 November. Kecelakaan itu menyebabkan sebagian besar skuat, termasuk pemain, pelatih, ofisial tim, dan jurnalis tewas secara mengenaskan.
Pesawat yang digunakan klub Chapecoense berisikan 81 penumpang ketika berangkat dari salah satu bandara di Bolivia. Namun, dari sekian banyak penumpang yang ada, hanya lima orang saja yang selamat dan dua di antaranya merupakan pemain Chapecoense.
Demi memberi penghormatan kepada Chapecoense, Atletico Nacioal telah meminta CONMEBOL (persatuan sepak bola Amerika Selatan) untuk memberikan gelar Copa Sudamericana kepada Chapecoense. Lewat pernyataan tertulis, Nacional ingin segera gelar tersebut diberikan kepada Chapecoense.
"Rasa sakit meliputi hati kita dan menyerang pemikiran kita dan kita berduka. Ini menjadi waktu di mana kita sedih dengan berita yang sebenarnya tidak pernah ingin kami dengar.
"Kecelakaan saudara sepakbola kami Chapecoense akan menandai kita untuk hidup dan akan meninggalkan tanda tak terhapuskan pada Amerika Latin dan dunia sepak bola. Semua ini telah benar-benar tak terduga, itu menyebabkan rasa sakit begitu besar.
"Mereka semua, pemain, staf teknis, wartawan, dan kru adalah orang-orang dengan banyak mimpi, dan itu sebabnya kami menangis.
"Solidaritas tidak menunggu dan kami bergabung dengan penderitaan semua saudara-saudara yang mereka tinggalkan bersama dengan keluarga mereka dan diri kami sendiri, berbagi mimpi besar menjadi juara Copa Sudamericana.
"Setelah menjadi sangat khawatir tentang sisi kemanusiaan, kami juga berpikir tentang aspek kompetitif dan kami ingin mempublikasikan pernyataan ini di mana Atletico Nacional mengundang CONMEBOL untuk memberikan gelar Copa Sudamericana kepada Chapecoense, itu sebagai bentuk penghormatan besar kepada mereka dan penghormatan kepada para korban kecelakaan fatal bahwa olahraga kita sekarang berduka.
"Untuk tim kami, dan selamanya, Chapecoense: Juara dari Copa Sudamericana 2016."
Metrotvnews
Share:

0 komentar:

Popular Posts